Singgah Sebelum Melangkah: Kepala Kantor Kemenag Banyumas Sambangi MAN 1 di Tengah Agenda Olahraga

Humas — Dalam perjalanan menuju kegiatan olahraga di GOR Satria, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, menyempatkan diri singgah di MAN 1 Banyumas, Selasa (14/04/2026).

Kunjungan yang berlangsung singkat namun sarat makna ini menjadi momen istimewa bagi warga madrasah. Di sela agendanya menuju GOR Satria, beliau memanfaatkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan murid dan lingkungan madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Asaddudin memberikan perhatian khusus kepada sejumlah murid yang datang terlambat. Dengan pendekatan yang hangat namun tegas, beliau menyampaikan motivasi dan arahan tentang pentingnya kedisiplinan sebagai kunci keberhasilan.

“Disiplin adalah awal dari keberhasilan. Hal kecil seperti datang tepat waktu akan membentuk karakter besar di masa depan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, beliau juga menegaskan pentingnya nilai pelayanan dan pengabdian melalui pesan khasnya, yakni “Asah Kudi 267”, serta mengajak seluruh warga madrasah untuk menghadirkan seni dan cinta dalam merawat umat, murid, dan wali murid. Menurutnya, pendekatan yang humanis dan penuh ketulusan akan melahirkan lingkungan pendidikan yang lebih bermakna.

Selain memberikan pembinaan kepada murid, beliau juga menyampaikan himbauan kepada pihak madrasah untuk segera kembali menggiatkan program PMPZI (Program Madrasah Peduli Zakat dan Infak). Program ini dinilai penting dalam menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan peserta didik.

Tak hanya itu, optimalisasi wakaf uang juga menjadi sorotan. Menurutnya, gerakan wakaf di lingkungan madrasah perlu terus diperkuat sebagai bentuk edukasi spiritual sekaligus investasi amal jariyah bagi murid.

Kehadiran Kepala Kantor Kemenag Banyumas di tengah perjalanan menuju agenda olahraga ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan madrasah. Dari sebuah singgahan sederhana, lahir pesan-pesan kuat tentang disiplin, kepedulian, serta sentuhan seni dan cinta dalam membina generasi penerus. (hms)