Humas, — Tiga orang perwakilan dari GTK MAN 1 Banyumas turut serta dalam kegiatan Pembinaan Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Kemen-terian Agama Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini bertempat di d’Garden, Kamis (28/08), dengan mengusung tema inspiratif “Menuju ASN yang Asik dan Gokil”.
Pembinaan ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing satuan kerja (satker) di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas. Acara dibuka secara resmi oleh Kasi Pendma Kankemenag Banyumas, Dr. H. M. Wahyu Fauzi Aziz, S.H., M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Wahyu Fauzi Aziz memaparkan makna dari tema pembinaan. “ASIK merupakan akronim dari Aktif, Sinergis, Inovatif, dan Komunikatif, sementara GOKIL berarti Giat, Optimal, Kreatif, Inisiatif, dan Low profil. Dua karakter inilah yang harus dimiliki oleh ASN agar mampu menjawab tantangan zaman dengan kinerja profesional,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990, terutama terkait urusan perkawinan dan perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagai bagian dari tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan publik yang adil dan profesional.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Iwan Yuni Pramono, S.H., M.H. analis kepegawaian Kankemenag Banyumas. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya peran ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik, khususnya di lingkungan Kementerian Agama.
“ASN bukan sekadar pegawai, mereka adalah wajah lembaga di mata masyarakat. Oleh karena itu, ASN harus memiliki karakter yang tidak hanya kompeten, tetapi juga inspiratif dan efektif,” jelasnya. Lebih lanjut, Iwan menyatakan bahwa ASN yang ASIK menjadi kebutuhan mendesak di era disrupsi dan birokrasi modern. Karakter aktif, sinergis, inovatif, dan komunikatif adalah fondasi utama dalam menghadapi tantangan seperti tuntutan profesionalisme tinggi, ekspektasi masyarakat, hingga regulasi yang terus berubah.
Kegiatan ini turut diisi oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kankemenag Banyumas, Dr. H. Affifudin Idrus, S.Ag. M.Pd.I. yang menyampaikan harapannya agar ASN Kemenag Banyumas selalu menjaga semangat ASIK dalam bekerja. “Jadilah ASN yang Aktif dalam belajar dan berkarya, Sinergis dalam kolaborasi, Inovatif dalam mencari solusi, serta Komunikatif dalam setiap interaksi. Karakter-karakter ini adalah kunci menuju pelayanan publik yang unggul,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya penguasaan PP Nomor 45 Tahun 1990 sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan yang profesional dan adil kepada PNS dalam urusan perkawinan dan perceraian.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu menyerap semangat dan nilai-nilai pembinaan untuk kemudian diterapkan di satuan kerja masing-masing. Dengan sinergi antara karakter ASN yang ASIK dan pemahaman regulasi yang kuat, Kemenag Banyumas optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Bersama, kita bisa!” menjadi penutup penuh semangat dari kegiatan yang sarat makna ini. (eko)